Sangat menyakitkan rasanya
Kamu, yang dulu pernah menggapaiku
Menggenggam erat tanganku
Tak pernah kau lepas
Bagai sulur melilit tubuhku
Menggegam erat seluruhnya
Muncul angan dan khayalku
Terbang bebas membawa pikiranku tentangmu
Berharap kamu ada sebagai penjagaku, pelindungku
Tapi untuk apa?
Hanya harapan kosong
Ku arahkan tanganku keras-keras ke udara, hampa
Kenyataan, takdir berkata lain
Saat kulihat kau menggapai tangan lain
Tersenyum bersamanya
Disana aku berdiri, gentar
Menyaksikan semua
Nanar mataku, bergetar pondasiku
Semua anganku jatuh bersamanya
Ribuan anak panah melesat, cepat, tepat menusukku
Menjadi tak bermakna
Aku menyesal, aku menyesal
Oh, ibu pertiwi telanlah daku
Ambilah jiwa dan ragaku
Tak mampu lagi ku bertahan dengan semua ini
Pernah ku titipkan rasa ini padanya
Yang dengan mudahnya berpaling mencari yang lain
Aku menyesal
Oh ombak samudra, hanyutkanlah diriku
Bawalah aku ke samudra luas
Hilangkanlah duka dan lukaku
Aku menyesal benar-benar menyesal
Oh matahari, sinarilah diriku
Agar embun luka menguap dalam hatiku
Semua sia-sia
Hilang ditelan bumi
Hanyut bersama tenangnya samudra
Dan sirna ditengah terik sang mentari pagi
Cinta kasihmu telah pergi

No comments:
Post a Comment
Jangan lupa like dan komen ya, Juga bisa follow di puisipopuler07.blogspot.com, Terimakasih